Cara Beriklan Di Instagram

Instagram, merupakan salah satu jejaring sosial photo sharing populer.

Perusahaan teknologi yang bermula dari applikasi mobile ini didirikan Kevin Systrom dan Mike Krieger 2010 lalu. 

Di tahun 2015 ini, perusahaan yang dibeli facebook seharga US $1 milyar ini dilaporkan memiliki 600 juta pengguna aktif, dan terus bertambah. 

Per hari ini, 1 Oktober 2015, Facebook pun mengumumkan bahwa fitur pemasangan iklan di instagram mulai bisa diakses dari seluruh dunia. 
“Instagram ads is now available world wide!”, seru facebook, seperti yang saya kutip dari Street insider

Lalu, bagaimana cara mudah beriklan di instagram? salah satunya adalah dengan menggunakan Power Editor.

Proses pemasangan iklan dimulai dari menentukan tujuan pemasangan iklan yang ingin dicapai: 

“apakah itu klik pada tautan situs, atau unduhan applikasi oleh audiens.”

Selanjutnya, pemasang iklan bisa menyiapkan file gambar dan text untuk copywriting iklan.

Terdapat preview iklan sebelum diluncurkan. 

Setelah iklan terpasang, para pemasang iklan juga akan mendapat halaman hasil pemasangan iklan di halaman report. Sehingga, para pemasang iklan bisa memantau hasil ads placement.

Tak hanya itu, melalui applikasi yang sama, pemasang iklan juga bisa mengamati feedback/comments audiens melalui ads manager.

Para pemasang iklan juga bisa mengklaim sebuah akun instagram yang digunakan untuk berbisnis lewat fitur instagram business manager.

Cara Memasang dan Mengelola Iklan di Instagram via Power Editor dan Instagram Business Manager

Ingin tau tatacara lengkap disertai ilustrasi gambar step by step? Silakan simak cara memasang iklan di instagram di tautan: Bagaimana Cara Pasang Iklan di Instagram via Power Editor.pdf 

Semoga bermanfaat. 

Begini Cara Cerdas Menonaktifkan Undangan Bermain Game di Facebook

Halo,
selamat sore.

Pernah nggak teman-teman merasa terganggu dengan undangan applikasi permainan tertentu di Facebook?

Tenang, tidak perlu emosi. Apalagi mengambil langkah ekstrim semisal memutuskan hubungan pertemanan.

Ada cara yang lebih mudah dan berisiko lebih rendah. Daripada mengambil langkah ekstrim seperti yang sudah saya sebutkan di atas.

Ada dua cara mudah yang bisa dilakukan. Cara pertama, mengatur notifikasi. Cara ke dua menghapus suatu applikasi di Facebook. 

Cara Mengatur Notifikasi /Pemberitahuan di Facebook

Langkah pertama: Pergi ke halaman profil Facebook anda, klik bagian pojok kanan (yang diberi tanda lingkaran merah).

Lalu, klik bagian pengaturan. Perhatikan  gambar berikut.

imageLalu perhatikan bagian pojok kiri halaman. Pilih menu “pemberitahuan” lalu pilih bagian menu “permintaan dan aktivitas applikasi” di bagian kanan bawah.

imageBerikutnya, silakan pilih applikasi yang pemberitahuannya ingin dinonaktifkan. Klik sunting. Terakhir pilih menu “mati”.

imageCara Menghapus Suatu Applikasi dari Sebuah Akun Facebook

Cara lain yang dapat dilakukan adalah menghapus applikasi tersebut secara permanen dari akun Facebook Anda.

Caranya?

Pergi ke halaman profil, ulangi langkah pertama.

Perbedaan dimulai dari langkah ke dua. Bukan menu pemberitahuan yang dipilih, tapi menu pengaturan applikasi.

imageKlik menu pengaturan applikasi, jangan lupa untuk klik juga menu “tampilkan semua.”

imagePilih applikasi yang akan dihapus. Klik pada bagian tanda silang hingga muncul tanda “hapus”.

Tak lama kemudian, muncul dialog box konfirmasi penghapusan applikasi seperti berikut.

image
Cara Menonaktifkan Notifikasi Via Facebook mobile Apps 

1. Pergi ke account settings.

 

Account Settings
 
2. Pilih menu apps

 

Pilih Apps
 
 3. Pilih menu: platform

 
4. Pilih: “No”

 

pilih No
 
Mudah, bukan? Menghapus notifikasi atau undangan bermain game di Facebook tanpa harus mengorbankan mahalnya pertemanan. Sebuah langkah cerdas.

Hati-hati Terima Pertemanan via Jejaring Sosial Ini Kronologi Salah Satu Modus Penipuan via Facebook

Semarang,  Nandonurhadi Pernah bertanya-tanya bagaimana sebuah akun facebook bisa di-hack dan  digunakan untuk sarana penipuan?

Pagi tadi, teman saya di akademi berbagi yang juga salah satu wartawan senior di ranah media digital punya ceritanya tersendiri.

Ada hal yang tidak biasa terjadi di akun facebooknya. Ia mendapatkan permintaan pertemanan yang berasal dari sebuah aplikasi pihak ketiga.

image

Saya kemudian membagikan informasi itu dan memperingatkan teman-teman saya terkait hal tersebut.

Salah satu teman baik saya, Abud juga berbagi pengalaman yang nyaris serupa.

image

Keterangan lain juga saya peroleh melalui pengguna lain bernama Mamohara.

image

Ada baiknya kini kita lebih berhati-hati saat menerima permintaan pertemanan, terlebih dari mereka yang tidak kita kenal secara offline sebelumnya.

Apa Bedanya Reach, Exposure dan Impressions di Twitter

Magelang,  Nandonurhadi- Hari ini teman-teman saya di Social Media Strategist Club punya diskusi menarik.

Tentang apa? Yang kami bahas ini seputar matriks social media yang biasa digunakan oleh para digital marketer.

Dalam praktek pemasaran digital, ada 3 matriks yang umum digunakan.  Diantaranya,  Exposure, Impressions, dan Reach. Apa bedanya?

Menurut definisi yang saya kutip dari Tweet Reach,  Rabu (27/5).

“Reach is the total number of estimated unique Twitter users that tweets about the search term were delivered to.”

Reach atau jangkauan adalah matriks yang biasa digunakan untuk menghitung jumlah total perkiraan pengguna Twitter unik (dihitung per userID) yang ikut nge-tweet mengenai suatu “kata kunci pencarian” tertentu.

Berbeda dengan  Exposure. Masih menurut sumber yang sama,  secara definisi

Exposure is the total number of times tweets about the search term were delivered to Twitter streams, or the number of overall potential impressions generated.”

Exposure atau yang dalam bahasa Indonesia biasa disebut dengan terpaan (noun: istilah media informasi) , adalah matriks yang biasa digunakan untuk mengetahui berapa kali Tweet
materi kata kunci pencarian/search terms tertentu yang kita sampaikan tersebar melalui kanal Twitter (Twitter Streams).

Dengan kata lain, Exposure adalah jumlah rata-rata potential Impressions yang berhasil didapatkan.

Sedangkan Impressions adalah matriks yang biasa digunakan untuk mengukur seberapa banyak (potensial) orang yang melihat sebuah Tweet dengan topik tertentu yang sudah kita sebarkan melalui Twitter. 

Mengapa kita harus menyertakan kata potensial? Karena walaupun Anda memiliki 1000 follower mengikuti akun Anda atau Tweet tadi tersebar viral hingga ke 100.000 akun organik lain,  tidak ada jaminan bahwa di saat yang sama mereka juga sedang online dan melihat informasi yang kita sampaikan via Twitter.

Tidak ada jaminan bahwa sebuah akun online melulu 24 jam sehari 7 hari seminggu,  bukan?

“Jelaskan pakai gambar dong, Nan!”

Perhatikan gambar yang saya kutip dari tweetreach berikut ini:

image
Reach vs Exposure vs Impressions | Sumber gambar: tweetreach

Semoga hal-hal definitif terkait digital marketing metrics yang saya catat di sini juga berguna buat Anda yang membacanya ya.

Siapa tau suatu saat saya lupa, saya tinggal buka lagi catatan terkait hal ini di sini. Di postingan blog saya sendiri.  Haha..