Perihal Kebaikkan dan Kasih Sayang Serta Kaitannya dengan Filosofi “Sepi Ing Pamrih, Rame Ing Gawe”

Dari mana muncul kebaikan, kasih sayang dan kebijaksanaan?

Ketika orang bekerja untuk mencapai sesuatu, tentu ada ketegangan yang terlibat. Sungguhlah wajar. Namun jika ketegangan ini berkelanjutan dan menjadi tak terkendali, maka kita akan menderita. Ketegangan inilah yang membentuk karakter diri yang sempit dan hanya mau memikirkan diri sendiri.

Umumnya ketegangan dialihkan dengan aktivitas populer entah dengan tujuan bersenang-senang, refreshing atau sekedar mengisi waktu. 

Namun ada satu kebutuhan mendasar ketika mengalami ketegangan, yaitu pelepasan.

Pelepasan adalah kelegaan, kelapangan dada untuk menjalani proses kehidupan tanpa terbebani oleh masa lalu atau juga masa depan yang diharapkan datang. 

Melepas ketegangan berbeda dengan bersenang-senang. Melepas itu membutuhkan mawas diri. Mawas diri yang diarahkan pada pengertian.

Pengertian inilah yang membuat ketegangan mencair dan itu ditandai dengan semakin hangatnya kebaikan hati. 

Lalu, apa itu kasih sayang?

Kasih sayang adalah bentuk ekspresi dari kebaikan hati. Kebaikan dan kasih sayang dibangun oleh dasar yang sama yaitu pengertian.

Pengertian ini disebut juga sebagai kebijaksanaan. Dilambangkan dalam sosok Manjusri yang membawa pedang kebijaksanaan. Pedang ini mampu memotong delusi atau ketidaktahuan.

Sebenarnya tidak ada orang yang jahat, yang ada hanya orang yang menderita. Hidupnya terlalu banyak didera oleh ketegangan bathin, dan itu disebabkan oleh ketidaktahuan. Pengertian akan hidup perlu ditumbuhkan agar hangatnya kebaikan hadir kembali dan menjadi penuntun hidup.

Bentuk ekspresi dari kebaikan yaitu kasih sayang, itu disimbolkan dalam sosok Avalokitesvara. 

image

Kasih sayang bersifat aktif, bertindak dalam perbuatan dengan dasar cinta kasih. 

Ada pararelisme dengan tradisi Jawa seperti ungkapan ‘sepi ing pamrih, rame ing gawe’.

Sepi ing pamrih adalah tentang pelepasan yang didasari oleh pengertian. Pengertianlah yang membuat ketulusan muncul.

Sedangkan rame ing gawe adalah perbuatan yang aktif, melakukan hal terbaik demi orang lain. Ini adalah kasih sayang.

sumber

Author: nandonurhadi

Menyediakan info-info untuk anda dalam berbagai kategori. Yang insya allah bermanfaat untuk kita semua ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s