3 Tantangan yang Mutlak Anda Hadapi Saat Keluar Dari Zona Nyaman

Seperti biasa, saya terbangun di jam-jam seperti ini. Saya memang memiliki waktu tidur yang singkat belakangan ini. Entah mengapa. 

Kalau ini terjadi pada diri saya, seorang nando nurhadi di usia 23. Maka, mungkin saja yang terjadi adalah: kesal tengah malam.

Namun, ternyata ada suatu hal yang bisa saya syukuri setelah beberapa kali mengalami hal seperti ini. 

Lewat tengah malam, menjelang pagi adalah waktu terbaik untuk membaca, merenung dan berpikir. Melakukan evaluasi diri sejauh apa saya hari ini.

Usia 25 jelang 26 punya kenangan sendiri bagi hidup saya. Periode tersunyi di usia 20-an yang sudah saya lewati.

Apa sebab sunyi itu terjadi?

Karena awal tahun ini, kejadian yang menimpa saya sadar atau tidak, menuntun saya keluar dari zona nyaman saya selama ini.

Ada beberapa hal yang bakal Anda alami saat mulai meninggalkan zona nyaman.

Pertama: kesunyian.

Di Bandung saya biasa datang dari satu komunitas ke komunitas yang lain. Dari sana, saya bertemu banyak orang. Kenalan yang sama sekali baru. Dan bahkan tak pernah saya bayangkan sebelumnya.

Kondisi tersebut sangat berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di Semarang. Di sini, belum semenggeliat Bandung. 

Akibatnya? Saya menghadapi tantangan baru. Kesunyian.

Ya! Kesunyian! Mengapa? Karena disadari atau tidak. Zona nyaman itu termasuk network, kenalan, teman, sahabat, enemy, rival, frenemies. 

Hal itu membuat kita menyingkir dari segala hiruk pikuk. Ya. Lepas dari hiruk pikuk. Untuk orang yang biasa berada di tengah keramaian, tentu ini akan terasa sangat menyiksa. 

Tapi, mari kita coba melihat sisi positifnya. Apa? Di kesempatan seperti ini, Anda akan mampu melihat siapa circle sejati Anda selama ini. 

Jarak dan ketidakpastian (apakah Anda akan kembali atau tidak ke zona nyaman itu) adalah ujian yang tepat untuk mendapatkan jawabannya.

Teman sejati Anda, mentor Anda, tidak akan pernah benar-benar meninggalkan Anda. Walaupun keadaan memaksa Anda untuk menjauh.

Jarak dan ketidakpastian (apakah Anda akan kembali atau tidak ke zona nyaman itu) adalah ujian yang tepat untuk mendapatkan jawabannya.

Kedua: Ritme

Kehilangan berikutnya, saat Anda meninggalkan zona nyaman adalah kehilangan ritme. Ini menjadi hal yang wajib kita waspadai. 

Sayangnya, kebanyakkan orang yang meninggalkan zona nyaman tak menyadarinya. Kesuksesan adalah keberhasilan membentuk sebuah harmoni. Ritme. Dan kegagalan adalah keberhasilan dalam kehilangan ritme itu sendiri.

Mengapa saat Anda keluar dari zona nyaman, Anda pasti jatuh? Karena Anda kehilangan suatu komponen pembentun kenyamanan itu sendiri. Ritme. Harmoni. Keseharian. Itulah salah satu hal yang mutlak akan berubah.

Kesuksesan adalah keberhasilan membentuk sebuah harmoni. Ritme. Dan kegagalan adalah keberhasilan dalam kehilangan ritme itu sendiri.

Ketiga: Keluar dari zona nyaman adalah creative destruction

Keluar dari zona nyaman, menghancurkan. Pasti. Dengan cara yang kreatif. 

Mengapa demikian? Karena berani keluar dari zona nyaman berarti berani mencoba hal baru yang sama sekali belum pernah kita cicipi sebelumnya.

Contoh:

Keadaan memaksa saya keluar dari zona nyaman. Menuju sebuah ketidakpastian baru. Merintis bisnis perikanan yang berada di bawah ranah kementrian pertanian. 

Lha wong saya ternak lele, lele kan bukan ikan laut?

Yang tadi saya sebutkan itu contoh kecil. Tidak seberapa. 

Saya pun tidak bisa bilang bahwa apa yanh saya rintis dengan meninggalkan zona nyaman ini akan langsung sukses. 

Malah sebaliknya, sudah banyak kegagalan-kegagalan kecil yang sebetulnya terjadi. Tapi, dari kegagalan-kegagalan kecil itu saya justru mendapat knowledge baru yang tak pernah saya pahami sebelumnya.

Apa sisi positif dari creative destruction? Kita bisa menemukkan hal-hal baru yang bahkan tidak pernah terbayang sebelumnya. 

Dapat tambahan pengetahuan, tambahan pola pikir, sharing dari orang-orang di circle yang sama sekali berbeda. 

Awalnya menakutkan. Tapi ternyata tak seburuk yang dibayangkan. Ada gairah baru! Tantangan baru!

Ps. Have you ever heard that kuntilanak itu di malam tertentu makan lele? Ta da! 

Saya tidak bermaksud untuk menakut-nakuti Anda dengan tulisan soal keluar dari zona nyaman ini. Akan tetapi, 3 hal itu yang niscahya akan Anda hadapi apabila suatu saat Anda keluar dari comfort zone Anda selama ini. 

Are you ready?

  

Advertisements

Author: nandonurhadi

Menyediakan info-info untuk anda dalam berbagai kategori. Yang insya allah bermanfaat untuk kita semua ;)

1 thought on “3 Tantangan yang Mutlak Anda Hadapi Saat Keluar Dari Zona Nyaman”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s