Penyakit Umum yang terjadi pada Mobil Katana

Mesin mobil bisa jalan karena ada 3 komponen yang menggerakannya:

1) supplai daya oleh aki dan konverter tegangan tinggi oleh koil,

2) komponen pengapian: distributor, platina dan busi, dan

3) supplai bensin/bahan bakar: karburator, pompa bensin. Jadi, kalau mesin mobil tidak mau hidup, ke-3 komponen ini yang perlu diperiksa.

Penyakit umum suzuki katana ialah temperatur mesinnya yang lekas panas.  Ya, penyakit biasa muncul di radiator.

Radiator ini sering sekali bocor. Sehingga, sangat disarankan bagi para pemilik katana untuk rutin membersihkan dan menservis radiator setiap enam bulan sekali. Kemudian, kendala lainnya adalah kipas radiator yang tidak berfungsi semestinya. Tentu ini juga berpengaruh pada suhu mesin.

Saat mobil mati mendadak ada beberapa kemungkinan yang terjadi. Untuk itu disarankan pula mengecek sistem kelistrikan mobil.

Pengecekkan tersebut bisa mulai dari kabel masa yang terhubung ke bodi mobil. Biasanya kendor jadi kadang terhubung kadang enggak. Dengan mengikuti prinsip yang sudah tertulis pada paragraf pertama, maka selain hal yang sudah disebutkan di atas cek juga kabel-kabel yang terhubung ke koil.

Kalau semuanya normal cek sistem parasokan bahan bakar dari mulai filter bensin, membran dan karburatornya.

Yang tak kalah penting adalah cek performa koil. Salah satu tanda terjadinya gangguan pada koil mobil katana adalah

1. Mesin tidak bertenaga, tarikkan mbrebet!

2. Pengapian tidak sempurna

3. Terdengar bunyi klitikkan mesin

4. Koil memiliki panas yang tidak biasa. Kelewatan panasnya coy, kesentuh bikin kaget.

5. Konsumsi BBM jadi lebih boros karena pengapian yangj tidak sempurna tadi.

Nah, yang menyebalkan adalah tanda-tanda terjadinya gangguan pada koil ini mirip dengan tanda-tanda penyakit yang menyerang aki. Jadi, seringkali mengira akinya yang bermasalah padahal bisa jadi koilnya yang menjadi sumber penyebab masalah semua itu.

Koil ini sendiri ada dua jenis yaitu koil basah dan kering.

Koil basah memiliki semacam cairan khusus (“oli koil”) yang berfungsi sebagai pendingin.

Sementara koil kering berisi kumparan-kumparan. Keuntungan memakai koil kering adalah biasanya ukurannya lebih kecil sehingga tidak terlalu memakan tempat.

Namun terdapat kekurangan yang biasa terjadi saat memakia koil kering.

Pakai koil kering umurnnya relatif lebih pendek. Ternyata tanda-tanda ”kematian” koil alias koil sudah tidak bekerja sempurna tidak ada sama sekali. Udah gitu aja, tau-tau ada masalah.

Jika mati, koil kering tak menunjukkan gejala apapun. Pergi begitu saja tanpa permisi dan mesin tak mau dihidupkan. Makanya disarankan pemakai koil kering selalu membawa koil cadangan.

Kalau koil basah masih lebih berbaik hati memberikan tanda-tanda kerusakkan.  Biasanya ada gejala-gejala yang mengikuti sebelum koil basah ini mati total. Pengapian berubah, mesin agak susah dihidupkan. Mirip seperti aki yang tekor. Karena ketika distart api kadang menyambar kadang tidak.

Penyebab utama koil basah tak lagi sempurna kinerjanya karena adanya kebocoran oli.

Jika ada rembesan oli pada tabung koil basah maka sistem pendinginan koil tersebut sudah tak maksimal.

Jangan kaget jika tiba-tiba mesin seperti terasa pincang larinya atau susah dihidupkan.

Pemakai koil basah boleh sedikit lega karena mobil masih bisa dihidupkan dan dipakai meski tentu saja performanya tidak maksimal. Beberapa pemakai jip kerap mengompress koil dengan lap basah agar panasnya tak terlalu tinggi sehingga koil masih bisa berfungsi. Tanpa membawa koil cadangan pun tak perlu takut jika akan pergi kemana-mana.

Mobil mendadak mati ini juga ada dua jenis gejala yang berbeda.

1. Mobil mati ketika jalan, namun setelah mati langsung bisa di hidupkan. Kemungkinan ini bukan merupakan permasalahan pada koil ataupun perkabelan pada kendaraan anda. Kemungkinan ini terjadi pada carburator yang kurang baik (dikenal dengan istilah bengkel: “banjir”) ,membran sudah mulai lemah, atau tangki bensin yang penyok sehingga supply bbm tidak stabil.
2. Mobil mati ketika jalan, setelah mati sulit untuk di hidupkan kecuali nunggu untuk beberapa saat : kemungkinan terjadi kerusakan pada koil  (sangat lazim penyakit koil saat sudah panas sudah di pakai jauh menjadi tidak efisien dan sangat panas sehingga mobil mogok namun dengan menunggu beberapa saat (lebih dari 5 menit) mobil bisa dihidupkan lagi.). kemungkinan lainnya adalah overheat atau terjadi panas berlebih pada mesin anda. sehingga saat sudah cukup panas maka mesin menjadi kehilangan kompresi dan mati.
Bagaimana koil bisa dikatakan rusak ? Jika digunakan dari mulai dingin hingga panas performa mesin berubah maka terjadi kerusakan pada koil anda. Dapat ditolong dengan cara mengkompres dengan oli disaat emergency.
Apakah penggantian koil diperlukan penggantian busi dan kabel busi ? Tidak jika menggunakan koil pengganti sesuai dengan spesifikasi mobil . Dan juga kondisi busi dan kabel busi masih ok.
Advertisements

Author: nandonurhadi

Menyediakan info-info untuk anda dalam berbagai kategori. Yang insya allah bermanfaat untuk kita semua ;)

3 thoughts on “Penyakit Umum yang terjadi pada Mobil Katana”

  1. Klo mobil brebet dan mati tiap 50meter skali itu knpa y om?pas mati agak susah hidup mesti nunggu 5menit atau beberapa kali starter baru hidup dan jln sekitar 50 meteran brebet dan mati lg. Itu apanya y?

  2. Saya ingin bli jimny, tp krn byk nya ulasan ttg jimny yg sedikit ribet pd mesinya jd agak ragu jg apalagi sy tk ngerti mesin hee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s