Kopi …

Salah satu berhalaku adalah kopi. Kopinya kopi lokal.

Dari yang enak sampai yang tidak.

Dari ujung barat sampai ujung timur.

Kopi gayo dari takengon enak luar biasa.

lalu ada kopi karo dari medan. Kopi dengan keharuman yang khas, karena dicampur coklat.

Lain kopi karo lain kopi padang. Kopi padang bau tanah basah. Ditanamnya di pinggir danau. Sedikit asam, kopinya kental. Residunya pekat. Tanpa campuran coklat.

Ada juga kopi lampung, di tanam di tanah kering sedikit berpasir. Sebelahnya kebun coklat. Dijemur di atas gerabah, dijual di koperasi di pelosok desa. 7 Jam dari Bandar lampung. Kopinya ringan, pahitnya pun begitu. Tipis dan kering. Khas.

Kopi Nefo jambi ini ga neko-neko. Kopi ya kopi. Nih kental plus pahitnya. Nonjok.

Kopi bali layaknya kopi nefo. Ditambah keasaman yang sangat kuat Diminum jam 2 siang baru tidur jam 2 pagi. Wangi, wanginya wangi bunga.

Kopi toraja juga suka, walau kuat ia ramah. Tak bikin sakit kepala. Dosis cafein seakan mengalir kuat tapi perlahan-lahan.

Kopi wamena kopi yang sangat jujur. Aromanya khas aroma tanah basah. Kadang sarang semut. Paitnya kuat. Melek seketika. Aroma tanah seakan membawa kita ke sana.

Favorit kopi aceh,
kurang suka kopi bali. Terlalu asam, kurang bisa dinikmati.

Itu kopi favoritku,
apa favoritmu?

Follow twitter penulis di @nando_nurhadi

Advertisements

Author: nandonurhadi

Menyediakan info-info untuk anda dalam berbagai kategori. Yang insya allah bermanfaat untuk kita semua ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s