Tongseng Solo Pak Sidik, Rekomendasi Tongseng Kaki 5 Juara di Bandung

Tongseng,

Adalah sajian khas yang secara umum terbuat dari perpaduan daging kambing muda, kol, tomat, bawang putih keprek, taburan bawang merah goreng, dan tentu saja bermandikan gulai santan tipis gurih.

Seyogyanya, makanan ini dihasilkan dengan tungku arang. Kok arang? Simpel: panas stabil. Tujuannya? membuat bumbunya meresap tepat. Matangnya pun pas. Dan meninggalkan citarasa dan aroma yang lebih sedap.

Kuliner tradisional satu ini selalu berhasil membangkitkan memori akan kota Solo semenjak cicipan pertama.

Sayang, tidak semua tongseng di perantauan berhasil membawa memori tersebut saat kita mencicipinya.

Yang gagal? Banyak. Tak muat kalau semua diceritakan di sini.

Yang berhasil? Nah! Pembaca datang ke artikel yang tepat.

Di salah satu sudut kota Bandung misalnya. Tak seberapa jauh dari gedung sate. Tepatnya di Jl. Suci atau PHH. Mustofa.

Mulai sekarang, semenjak baca tulisan ini, saya sarankan pembaca memacu kendaraannya perlahan saat lewat Jl. Suci. Iya, lebih pelan lagi saat melintas dekat perempatan pahlawan. Di sudut perempatannya, ada warung kecil. Warung sate lebih tepatnya.

image
Warung Sate Pak Sidik

Sederhana, cuma ada 5 meja yang masing-masing tertata sepaket bersama 4 buah kursi.

image

Tapi dari tangan suami istri pemilik warung sederhana inilah, lahir seporsi tongseng yang kualitas rasanya mampu menandingi kreasi tempat makan terkemuka.

image

Sesimpel itulah wujudnya. Tapi kesederhanaan itu mampu membawa kelezatan yang tergolong mewah. Semua rasa seimbang. Dan otentik. Seperti inilah tongseng di tempat asalnya sana.

Sungguh, saat pertama mengenalnya saya terkejut. Di perantauan, ada yang mampu menyajikan tongseng seenak dan seotentik ini. Saya merasa beruntung menemukannya.

Apalagi di Bandung, kota dengan segudang opsi kuliner dengan aneka gimmick marketing yang begitu bising.

Serius.

Bagi pembaca yang urang Bandung, sila sebut tongseng jagoan Anda.

Yang samping gedung sate? Kalah.
Yang terkenal di kawasan Jl.Sunda? Silakan sebut mana lagi jagoan Anda.

Semua over price setelah kenal racikan Pak Sidik ini.

Pada saat artikel ini dibuat, seporsi tonseng sudah lengkap bersama nasi dibandrol Rp 20.000,00 saja.

Tongseng tak lengkap tanpa es jeruk. Es jeruk cuma lima ribu perak. Mengalahkan es jeruk racikan aneka rumah makan terkenal yang ada di Bandung.

Value for money bukan?

Silakan datang langsung ke TKP di Jl. PHH Mustofa No.1.

Tenang, tempat ini buka setiap hari sedari pagi semenjak pukul 9.00 dan tutup jelang dini di pukul 23.00 WIB.

Berani coba?

Follow twitter penulis di @nando_nurhadi

Author: nandonurhadi

Menyediakan info-info untuk anda dalam berbagai kategori. Yang insya allah bermanfaat untuk kita semua ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s