RM. Mangkok Ayam: Gurih Lezat Mie Bebek Peking dan Lunpia Udang Kulit Tahu

Siang ini, salah seorang sahabat saya Dito pulang ke rantau Bandung dari rumahnya di Bekasi.

“Mau nemenin pacarnya bimbingan skripsi”, Katanya. So sweet ya? #prikitiew

“Mbah…”, begitulah dia biasa memanggilku.

Panggilan simbah akrab ditelinga.
Penyebabnya? Apalagi kalau bukan karena masa kuliah yang sampai 7 tahun sehingga nyaris DO.

“Nanti aku mau makan ke mangkok ayam ah! Ngajakkin Ecin.. belum pernah Dia!”, Begitu bunyi pesan yang terkirim lewat Line tak lama kemudian.

Gara-gara dia bilang begitu. Alamak jegagik!  Suddenly, jadi ingat kalau yang ini belum ditulis ke blog. Hihihi..

Baiklah,

Tulis saja ya sekarang? Biar yang tau enaknya mie bebek nggak cuma mereka berdua, yes?

Saya menjadi pelanggan setia RM. Mangkok ayam sudah sejak lama. Kalau tidak salah sekitar tahun 2008-2009.

Di tahun itu, teringat kampus saya masih bernama STMB Telkom dan belum pindah ke Dayeuh Kolot menyatu dengan STT seperti sekarang.

Tidak jarang sebulan sekali mampir ke sana. Sekadar untuk mencicipi mie bebek dan lumpia udang kulit tahu.

Awalnya saya tidak menyangka, bahwa masakkan warung kecil mungil disebelah toko buku periplus setiabudhi mart itu mampu membuat lidah saya bergoyang. Terkesan tidak meyakinkan.

Sampai suatu ketika saya iseng mampir ke sana. Menu yang disediakan rata-rata asian cuisine. Macam kwetiaw, nasi goreng, mie goreng, bihun, capcay. Beberapa kudapan seperti ceker dimsum, hakau, pao isi, siomay juga tersedia. Ada juga menu tertentu yang cuma keluar di hari Minggu seperti nasi ayam hainan.

Tetapi ada satu menu yang mampu mencuri perhatian Saya hingga kini. Mie bebek. Enak dan jarang tersedia di tempat lain.

Mie keriting direbus, bermandikan minyak dan bumbu. Disandingkan bersama ayam yang dipotong kotak-kotak. Dan tentu potongan daging plus kulit bebek peking yang maknyus. Disajikan dengan kuah terpisah. Sedaapnya juara.

image

Tapi ingat! Lezatnya semangkok mie bebek akan terasa kurang jikalau tak dilengkapi lunpia udang kulit tahu.

Lunpia berbalut kulit tahu tipis yang kaya isi daging udang kupas segar. Kemudian digoreng basah hingga matang kecoklatan di minyak panas.

image
Lunpia udang Kulit Tahu

Bagi pembaca yang tertarik datang ke sini saya sarankan untuk datang di awal jam makan siang atau agak sore untuk hasil masakkan yang optimal. Budget makan per orang di sini ada di kisaran Rp 50.000-dst per orang tergantung varian menu yang dipesan.

Selain di cabang St.Budhi Supermarket ada satu lagi cabang di istana plaza.

Karena dimasak oleh koki yang berbeda, menurut hemat saya lebih maknyus masakan koki di cab setiabudhi.

RM. Mangkok Ayam

Cabang. Setiabudhi Mart lantai 1 sebelah periplus.

Cabang Istana Plasa lantai LG blok D4.
Buka 08.00-21.00. (Last order)

Follow twitter penulis di @nando_nurhadi

Advertisements

Author: nandonurhadi

Menyediakan info-info untuk anda dalam berbagai kategori. Yang insya allah bermanfaat untuk kita semua ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s