Kopi Progo, Sebuah Kencan dan Sepiring Mie Italia Yang Dibagi 3

Kopi progo, 9 Mei 2014 sekitar pukul 20:45

Aku datang bersama letih. Setelah diajak ngumpul beberapa teman dari pers kampus di Bandung.

Dari kumpul itu, aku tau ada tempat nongkrong enak. Namanya … black and white cafe.

Lokasinya persis di depan taman di kawasan bagusrangin. Iya, dekat unpad DU itu.

Menu apa yang enak? aku suka choco banana. Dari beberapa tempat yang biasa menyajikan minuman sejenis, bikinan cafe ini termasuk enak. Terjangkau. Cuma bermodal 17rb saja.

Sepulang dari sana, pergilah ke kopi progo. Temanku , mas Dena si Tukang tarot katanya pengen ketemu.

Sesampai di sana, Mas Dena ada acara mendadak. Nggak bisa ketemu. Yasudah.

Duduk bertiga. Memilih meja diujung dekat panggung livemusic.

Lelahku coba kusembunyikan. Lalu, seperti biasa seorang temanku datang dengan segala keluhannya.

Keluhan yang sebenarnya, dia sendiri bisa mengatasi. Kalau mau.

Yang menarik buatku malam itu bukan keluhannya.

Di tengah perbincangan kami, datanglah sepasang muda-mudi. Lelakinya tampan, perempuannya cantik.

Dia memiliki semua hal yang tak kami punya malam itu.

Kebebasan memilih menu Makanan enak

Uang cukup

Pasangan

Tapi mereka berdua tak memiliki apa yang kami punya.

Apa itu?

Meja yang lebih hidup.

Yang duduk di meja kami manusia yang saling berbicara. Ekspresi yang hidup satu sama lain, dan gadget yang menutup dirinya diam-diam.

Tak terasa, aku merasa iba dengan mereka berdua.

Aku pun bermaksud menghidupkan suasana di meja itu.

Aku bangkit, kudatangi laki-laki itu. Aku duduk di kursi warna merah tepat di depannya.

Aku tersenyum sambil membuka pembicaraan.

“Mas, maaf ini kalau nggangu. Aku liat mas kok makannya enak, ini yang mas pesen menu yang mana ya? Takut salah pesen.”

“Oh, iya mas?” Jawabnya kaget. Mungkin baru ini dia dihampiri di tengah makan, makan yang sepi sunyi tanpa pembicaraan itu.

“Iya mas, aku cuma punya uang receh, cuma Rp 34.000,00. Takut salah pesan.”, Begitu kataku.

“Oh! ini spagetti cabonnara, aduh mana ya, di menu ini halamannya lepas satu Mas ! Mas, bisa minta buku menu yang lain?”, Seru lelaki itu ke pelayan cafe yang kebetulan lewat.

“Ini mas, harganya Rp 29.000,00. Niih.. :)”, Jelas Mas yang aku pun sengaja nggak nanya namanya itu.

“Wah Makasih ya mas ya ! Kalau ada rekomen begini kan saya jadi tenang ! “, Jawabku seramah mungkin.

Aku pun beranjak pergi, kembali ke mejaku yang tak jauh dari mejanya.
Duduk di kursi yang posisinya saling membelakangi. Jadi, dia hanya melihat punggungku dari di mana ia duduk.

Aku iseng nanya ke teman semeja. “Gimana, bang? suasana (mereka) lebih enak sekarang?”

“Wah, kamu ini kayak nyemprotkan pewangi ke ruangan yang sudah apek. You saved their date ! ”

Aku cuma tersenyum. Syukurlah.

Btw, bang. Aku cuma punya uang segini. Piye? jadi pesen?

“Yawis, nanti pajak-pajaknya aku yang bayar.”, kata temanku. Kepastian yang membuatku tenang.

Begitu pesanan datang, mie italy keju tadi kubagi bertiga. I shared a little happiness of mine.

image

Abrakadabra !

Jadilah aku orang termiskin saat itu. Betul ! Tiada sepeserpun rupiah di dompetku saat itu. Habis.

30 menit kemudian, ditengah asiknya obrolan kami.

Lelaki yang duduk berdua tadi tiba-tiba datang menghampiri.

“Thank you ya!”, sambil menyelipkan selembar uang Rp 50.000,00. Dan dia bergegas pergi.

Tak disangka-sangka. Saat bill cafe datang. Jadilah aku orang yang paling kaya saat itu.

Uang di dompetku masih tersisa Rp 50.000,00 pemberian lelaki tadi. Sementara, teman-temanku kehabisan membayar tagihan makanan beserta pajaknya.

Menarik ya? Tuhan memang bekerja dengan caraNya yang misterius. 🙂

Follow twitter penulis di @nando_nurhadi

Advertisements

Author: nandonurhadi

Menyediakan info-info untuk anda dalam berbagai kategori. Yang insya allah bermanfaat untuk kita semua ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s