Less Ekstrovert, More Introvert.

Sudah sebulan terakhir, aku undur diri dari keriuhan lini masa. Keputusan yang sudah bulat kubuat itu memang awalnya tidak mudah.

Bayangkan: Orang yang biasa ngetwit 70 twit dalam sehari , sharing berbagai macam topik di ranah publik ini “memaksa” diri sendiri untuk mengurangi kebiasaan itu. Mengubah sesuatu yang habitual.  Dari ekstrovert ke introvert.

Memenjarakan diri sendiri memang bukan perkara mudah. Namun, hal tersebut adalah baik. Setidaknya itu yang saya alami kini.  Sekarang lebih bisa mementingkan diri sendiri. Proposal selesai. Paper, on progress selesai. Menjadi self sentris itu ternyata menyenangkan. Kepentingan diri sendiri yang mendesak diselesaikan kini selesai.

Tidak semua ide, atau pemikiran brilian layak dibagi di ruang terbuka. Tidak semua orang layak diperdulikan. Beberapa diantara orang-orang yang tak layak itu, memang tak tahu cara berterima kasih. Tidak semua orang layak mendapat harta paling berharga yang dimiliki manusia di dunia:  waktu luangmu.

Ada satu titik dikehidupan di mana, kita mesti mementingkan diri sendiri dibanding orang lain. Walaupun keputusan tersebut tak populer.

Advertisements

Author: nandonurhadi

Menyediakan info-info untuk anda dalam berbagai kategori. Yang insya allah bermanfaat untuk kita semua ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s