4 Januari 2014

Hari ini, 4 Januari 2014 adalah salah satu hari yang istimewa dalam hidup saya.

Ada 2 alasan kok aku bisa berpendapat begitu.

Di hari ini, tunai sudah impian ku dan alvian beberapa tahun lalu. Tepatnya 3 tahun lalu.

Hari ini, 3 tahun lalu kami melawan. Kami menolak menyerah dalam keterbatasan.

Unit kegiatan mahasiswa Central Computer Improvement waktu itu… jika dirangkum dalam satu kata, bisa dibilang “sekarat”.

Tinggal tersisa @alvianzul. -Pemuda semester nyaris akhir- yang datang meyakinkan saya untuk memindahkan konten pemberitaan dari mediakampusimt.wordpress.com ke students.imtelkom.ac.id @studentsimt

Awalnya, saya sempat menolak. “Vian, listen me. Kataku sembari menghela nafas siang itu. Forum dalam beberapa tahun ke depan belum akan bangkit ! Kalau boleh dibilang takkan laku! Masa depan informasi di kampus ini adalah pemberitaan. Sebuah News portal.”

“Tapi mas, kalau kamu menulis di luar domain kampus, itu takkan berarti apa-apa untuk kampus.”

“Maksudmu?”, tanyaku pelan namun dalam.

“Orang lain yang akan menyimpan datanya, menyimpan dalam server mereka. Dan beberapa tahun dari sekarang, belum tentu bisa kita minta.”, Sanggahnya ketika itu. Aku masih ingat betul selancar aku menuliskan dialognya sekarang.”

Sejenak kami berdua terperangkap dalam keheningan dalam.

“Baiklah, aku ikut. Tapi tolong bantu aku. Dan sebisa mungkin turuti apapun mauku (tentang bagaimana seharusnya sistem ini berjalan.)

Berawal menempelkan kanal.e-mading ke dalam situs berbasis forum. Perlahan tapi pasti, trafik web meningkat dari hari ke hari, tahun ke tahun hingga webometrics meledak.

Di tahun yang sama, petualangan baruku dimulai.

Ketemu @aulianindia di kopma. Waktu itu aku terpaksa berbohong. Aku bilang kalau aku ini alumni angkatan 2008 yang sudah lulus. Aku kesal berulang kali ditanya kapan lulus. Sumbu masih pendek.

Dari @aulianindia kenal @aditbudhii yang kemudian kupanggil abud. Sudah terlalu banyak adit yang kukenal. Dan lucunya kini anak yang sama-sama asal semarang itu lebih terbiasa dipanggil abud. Daripada nama aktenya sendiri. Hahaha….

Tak berhenti di @aditbudhii, satu per satu adik kelas angkatan baru 2011 saat itu kuajak ke CCI.

Datanglah @fadchi , @rizalhim, @radenjohannes @bayumeida, @tonysugiya dll.

Kebangkitan pertama kami tak langsung berhasil. Hal ini terjadi karena beberapa hal.

Kaderisasi hanya dilakukan berdasar penunjukkan langsung. Intuisi dan tes tanggung jawab singkat begitu berperan. Ternyata tak cukup.

Budaya. Setiap orang yang terlibat belum mengenal dengan jelas bagaimana organisasi itu dijalankan. Kebiasaan-kebiasaan apa saja yang ada di dalamnya.

Komunikasi. Kami belum mengenal satu sama lain dengan baik. Belum tau kebiasaan masing-masing. Belum saling curhat.

Maka tak heran, 6 bulan pertama kepengurusan baru ditunjuk yang terjadi justu kesibukkan dengan urusannya masing-masing.

Bahkan akupun sempat keluar dari grup line dengan alasan klasik. Fokus skripsi.

Kebangkitan kedua.

Kebangkitan kedua. Abud yang sempat malang melintang di organisasi lain memutuskan untuk kembali ke CCI.

Dibantu @Rizalhim yang kemudian lebih akrab kami panggil pakde. Di awali dengan pertanyaan simpel.

“..Sebenarnya CCI masih ada nggak sih? Yuk!”

Saya pun kembali ke grup.

Ruang ukm kami buka, kami tata rapi. Karpet, colokkan, komputer dll semuanya inisiatif sendiri.

Tak hanya itu. Bilik kecil berdinding triplek itupun kami tata lagi. Beri pewangi, isi galon, beli gelas plastik bahkan kartu remi dan kartu gaple.

Orang-orang baru berdatangan. @HanditoYeah , Ima, ekky, silmi, anand, penceng, heru, awang dll yang tidak bisa kami sebut satu persatu.

Dan untuk pertama kalinya setelah masa sulit itu kami berhasil mengadakan malam keakraban.

Dan malam ini. CCI sudah terlahir kembali. Regenerasi sudah berjalan. Tepat Hari ini kami menunjuk ketua baru.

Sungguh perjalanan yang sangat panjang.

Terima kasih semuanya. Aku bahagia dalam derai air mata. Semua yang terlibat berjasa. Semua yang terlibat berperan.

Bahkan, tanggal 3 kemarin. Aku jatuh sakit. Dan CCI lah yang pertama menjenguk.

Kalian luar biasa. Terima kasih untuk salah satu moment paling berharga di hidupku sejauh ini.

Terima kasih Tuhan, terima kasih CCI.

Author: nandonurhadi

Menyediakan info-info untuk anda dalam berbagai kategori. Yang insya allah bermanfaat untuk kita semua ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s