Halo. :)

Lucu ya,

beberapa tahun kebelakang penuh dengan ujian menahan diri.

Jatuh cinta, eh ternyata bersaing dengan orang yang TBC parah nyaris mati. Mengalah.

Jatuh cinta, membangun cinta, nyaris tunangan. Kenal ayahnya sudah, ibunya sudah eh ternyata pasangan tak memiliki visi sama. Ditengah jalan berpisah. Bahkan ia dengan mudah beralih.

Jatuh cinta, tanpa restu orang tua dari pihak sana. Latar belakang beda. Sampai ditemui lewat mimpi. Diminta tak dilanjutkan.

Jatuh cinta, eh malah diri ini serasa ditaruh di arena kompetisi dengan sahabat sendiri.

Kini, dibalik. Punya kesempatan mencederai dari belakang. Aku yang memegang pisau. Kuurungkan.

Ah, jodohku pasti bangga. Perjuanganku menjaga diri dan menyiapkan segalanya untukkmu.

aku percaya, dengan tetap jujur, tidak curang, tak mencederai kawan. Begitu pula aku akan diantar “pulang”.

Selamat malam jodohku, semoga kamu baik-baik saja. Di manapun kamu. Kuingin sampaikan: Aku senang punya kesempatan hidup di dunia. Punya kesempatan bertemu kamu. Perjuanganku mempersiapkan diri untukmu tak pernah setengah hati.

Aku percaya, cintaku ini tak pernah banyak terbagi. Begitu juga denganmu. Kamu tau, aku cinta. Dan akan selalu cinta. Dengan patner terhebat dalam hidupku nanti. Patner yang untuk kutemui saja, bertahun-tahun kupersiapkan lamanya.

Kau pasti sangat cantik, karena kaulah ibu dari anak-anakku.

Kau pasti begitu menenangkan, setidaknya di hadapanku.

Kaulah semestaku.

Karena itulah, aku dan ayahmu punya satu kesamaan pandangan: Kaulah sati-satunya, sayang.

Andai sudah bertemu, aku ingin semakin dekat denganmu. Andai sudah dekat, aku ingin jadi teman terbaik, sahabat terbaik, kakak terbaik, tempat berbagi terbaik suka duka canda tawa terbaik dan memang akulah yang terbaik untukmu.

Pundakku tempat di mana engkau menggantungkan keluh kesahmu.

Bibirku, tempatmu melepas rindu.

Pelukku, tempatmu melepas lelah.

Wajahku, tempat kau daratkan senyummu,

Punggung tanganku, tempat kau daratkan ketaatan.

Aku dan anak-anak kita tempat kita curahkan kasih sayang.

Jikapun belum, aku yakin kita akan segera bertemu. Karena aku siap berbagi kebahagiaanku bersamamu.

Author: nandonurhadi

Menyediakan info-info untuk anda dalam berbagai kategori. Yang insya allah bermanfaat untuk kita semua ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s