2 Tipe Perubahan Dengan Dua Macam Pengikut

Perubahan tipe Satu

Reaktif. Ciri khas gerakan kepemudaan masa kini.

Bbm naik, ribut.
Digabung jadi satu atap, ribut.
Asrama ga sesuai harapan, ribut.

“Kita butuh perubahan!”, teriak mereka. Semangat energinya tanpa arah.

Reaktif. Protes, umbar ketidak puasan, tak henti mengkritisi. Cara yang terbukti tak mempan masih saja dipakai.

Hasilnya?

Masih….

Pelayanan yang masih ala kadarnya.
Perencanaan yang tak matang.
Her registrasi yang itu itu saja masalahanya.

Dan mengumpulkan orang orang seperti:

“Ayo hajar!”
“Ayo tuntut hak kita!”
“Ayo protes!”

Orang yang menerima ikan namun menolak diberi kail pancing.

Orang orang pembenci kegelapan.
Perubahan yang hanya meredam panas namun tak mematikan api. Tak berkelanjutan.
…………

Berhenti di sini.

Perubahan Tipe Dua,

Apa yang harus kita lakukan agar perubahan yang kita lakukan mengumpulkan orang-orang seperti.

“Apa yang bisa kami bantu?”
“Apa yang bisa kita lakukan”
“Ayo kita dukung pak x”

Perubahan tipe dua ini punya 3 ciri

1.Perubahan yang Berhenti memaki kegelapan. Nyalakan lilin.

Kegelapan:

Info susah didapat?

Lilin:

Ya bikin akun info. Bikin portal berita. Berbuat. Lakukan sesuatu hingga info jadi lebih mudah di dapat.

Kegelapan:

Pendidikan belum jangkau semua lapisan masyarakat

Lilin:
Bikin kelas gratis semua boleh ikut

Kegelapan:
Pelosok kekurangan guru

Lilin:

Bikin organisasi, rekrut relawan kirim ke plosok.

Berhenti saling menyalahkan, berinisiatif berbuat. Kurangi tudingan/perintah. Beri contoh dan ciptakan inspirasi.

2. Perubahan yang satukan frekuensi selaraskan pola pikir.

Selama pola pikir tak tersentuh. Frekuensi berbeda. Jangan harapkan perubahan. Tak ada pemenang hakiki antara air dan api.

image

image

3. Perubahan yang duplikatif/ditiru

Saat diikuti? Justru senang. Karena pemimpin pasti punya pengikut.

Kemenangan terbesar bukanlah membuat lawan tersungkur mencium tanah, namun menkonversi lawan menjadi kawan. Atau lawan mengikuti apa yang kita lakukan. Bukankah itu hal nyata kita sudah di depan mereka?

Seperti anies baswedan dengan semangat indonesia mengajarnya.

Ainun chomsun dengan semangat berbaginya.

Jokowi dengan semangat blusukkan.

Atau budiono darsono dengan semangat berita/informasi digital yang jadi gaya hidup.

Perubahan dengan efek berkelanjutan.

Jadi? Perubahan mana yang kamu inginkan?

Author: nandonurhadi

Menyediakan info-info untuk anda dalam berbagai kategori. Yang insya allah bermanfaat untuk kita semua ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s