How To Be a Good Follower?

Di dunia saya sekarang ini, banyak orang ingin menjadi leader. Mereka senang mengambil tanggung jawab besar.

Tapi jarang muncul dari tengah keramaian itu, yang mengajarkan bagaimana menjadi seorang pengikut yang baik.

Tapi setidaknya, saya mengakui bahwa ada beberapa hal yang harus dilakukan agar seseorang menjadi a good follower. Ini beberapa hal yang saya lihat dari ayah saya semenjak sebelum jadi orang nomer satu di tempat ia bekerja.

1. Datang intime. Sebelum tepat waktu

Ia datang 06.00 saat kantor mewajibkan masuk apel 07.00. Kebiasaan kecil yang bermanfaat. Diantara waktu tunggu itu, ayah biasa me-recheck persiapan akhir hari itu.

2. Doing above expectation

Diberi tugas rapikan meja, laksanakan dengan rapikan meja, bersihkan ruangan, beri hiasan. Tambahkan nilai plus dari apa yang dikerjakan

3. Respect your leader

Bisa jadi kita dekat dengan atasan di situasi informal, pembicaraan antar pribadi, main golf, tamasya bareng dua keluarga.

Saat atasan berada di panggungnya, hormati dan jaga wibawanya layaknya profesional.

4. Don’t even come to your boss with a problem. Come with an options.

Jangan pernah beri boss Anda masalah baru. Ia sudah lelah. Banyak sudah yang ia pikirkan.

Jika ada masalah,  sertakan pula opsi-opsi solusinya. Kalau perlu, simulasikan pula besar-kecil risiko di tiap pilihan. Pimpinan tinggal pilih dan ambil keputusan.

5. Dalam eksekusi solusi, pertimbangkan aspek legal/norm.

Setiap pilihan mengandung risiko. Selain menghitung risiko, pertimbangkan pula apakah pilihan tersebut melanggar aturan yang berlaku. Setiap mengambil keputusan punya dasar hukum dan alasan yang kongkret. Sering kulihat ayah membaca dan mengkaji peraturan menteri, peraturan presiden, dll saat berdiskusi

Tak lupa menyiapkan “matras” dan rencana cadangan apabila force majeur terjadi.

Dari ayah aku belajar bahwa segala sesuatunya berproses. Aku bangga belajar hal ini dari ayah. Walau Ia jarang bicara langsung soal ini. Syukurlah dibeberapa kesempatan masih bisa mengamati dan “mencuri” ilmu berjalan.

Pemimpin terbaik lahir dari pengikut terbaik. Orang nomer 1 usai, besar kemungkinan penerus estafet kepemimpinan ada di orang nomer 2 yang tepat berada di belakangnya.

Author: nandonurhadi

Menyediakan info-info untuk anda dalam berbagai kategori. Yang insya allah bermanfaat untuk kita semua ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s