Imajinasi, Dan Hubungannya dengan pengetahuan

Memperhatikan kata einstein:

Imagination is more important than a knowledge.

Perspektif saya begini:

Mana yang ada lebih dulu di dunia 4 dimensi ini? Pesawat? Atau pengetahuan tentang pesawat terbang. Media online atau pengetahuan tentang media online.

Imajinasi selalu datang terlebih dulu daripada knowledge. Atau bahkan segalanya dalam konteks siklus ini. Tadinya tidak ada di alam dunia (4D) lalu ada.

Untuk lebih memudahkan memahaminya coba perhatikan siklus berikut:

Imajinasi (keyakinan)- upaya mewujudkan apa yang di imajinasikangagalgagalgagal….
gagal – sampai akhirnya berhasil.

Contoh nyata, wright bersaudara. Manusia terbang di jaman mereka adalah hal yang mustahil.

Hingga kedua orang itu yakin bahwa hal tersebut mungkin, berbagai kegagalan hingga sekarang apa yang awalnya mereka imajinasikan rutin menjadi hiasan langit.

Berdasarkan fenomena pesawat terjadi beberapa pembelajaran/error (yang dicatat dan dikumpulkan) hingga menjadi sebuah pengetahuan.

Akhir kata, imajinasi selalu berada di depan knowledge. Jauh sebelumnya. Dan tanpa imajinasi, knowledge tak kan pernah ada.

Ah. Alam 4D ini memang kumpulan imajinasi yang menjadi kenyataan bagi mereka yang meyakininya. Dengan berbuat, tentu saja.

“Tuhanmu sesuai prasangkamu”, pesan tersirat yang bagus, God.

Maka benarlah, jika ingin mengenalmu kami hendaknya memperhatikan ayat -ayat yang bertebaran di sekeliling kami. God is great. And always be.

Author: nandonurhadi

Menyediakan info-info untuk anda dalam berbagai kategori. Yang insya allah bermanfaat untuk kita semua ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s