Kisah Saya dan Penolakan

Hai hai. Pikiran sedang penuh. Mari ditumpahkan dengan menulis, sebelum tidur. Akhirnya hal kecil menyenangkan semacam ini bisa kulakukan lagi.

Gara-gara apa? Kok mendadak pengen nulis?

Gini ceritanya…

Pas rebahan di karpet, tiba-tiba terlintas, jika disaat saya di puncak nanti… menjadi salah satu Technopreneur terbaik yang pernah dimiliki bangsa ini, aku melihat anak muda, seumuran saya sekarang. (Sudah, percaya saja… toh ini blog punyaku :p)

Iya, pemuda seperti ini…

Terhambat di skripsi, nyaris hanya berstatus jebolan bukan lulusan. Akrab dengan kegagalan dan tertawaan dari banyak orang. Sama seperti saat sebelum tulisan ini ditulis…. hidupnya penuh penolakan. Organisasi ditolak, Skripsi ditolak, cinta ditolak, ide ditolak, projek ditolak, teknologi buatannya ditolak.

Alhamdulillah…. belakangan, trend penolakkan itu mulai membaik.

Sedikit curhat tentang skripsi…

Orang tuaku, sedih bukan main. Kecewa? Iya. Beberapa tahun belakangan, anaknya gak lulus-lulus.

Disuruh ganti tema gak pernah mau. Buku teorinya ga ada, ga pernah bergeming. Kenapa? Ini mimpi saya. Ini yang diperjuangkan dan harus jadi. Informasi didapatkan jauh lebih mudah dibanding jamanku kuliah dulu. Keberuntungan seseorang terkadang hanya sebatas tahu dan tidak tau akan adanya sebuah kesempatan.

(Paragraf Selingan: sssst….Dari sekian banyak yang ditolak itu, akhirnya…ada yang diterima)

Itulah mengapa, setiap kali melihat studentsimt news portal, aku sangat terharu. Itu adalah salah satu  hal yang diterima, dan dipercaya oleh teman-teman dan orang-orang disekelilingku….setelah rentetan banyak penolakkan yang terjadi dalam hidup.

Dibalik pahitnya penolakan itu, aku bersyukur: Ah, alhamdulillah. Setidaknya saya sudah punya sebuah pembuktian untuk kalimat: “Jangan pernah menyerah untuk hal yang benar-benar kamu ingini dan cintai”

Terima kasih untuk teman-teman yang ikut terlibat, membantu dan berkontribusi sampai akhirnya ada yang diterima. Dan pada akhirnya terwujud. Semua tak bisa dilakukan sendiri. Semua karna kalian ada. Alhamdulillah sekali lagi Tuhan, aku dikelilingi orang-orang baik.

Dan satu hal lain yang aku syukuri. Terima kasih Tuhan, jatah penolakkan ini dihabiskan selagi aku masih muda. Semoga, semakin tua hidup semakin melunak dan enak. (Aamiin…)

Ah…Tuhan, jika suatu saat nanti ada anak muda yang seperti aku sekarang, ijinkanlah aku mengenalnya lebih dekat, berikanlah ia kekuatan dan keteguhan. Dan ijinkanlah aku ikut berperan dalam kesuksesan besarnya di generasi setelah aku mati.

Maaf acak-acakan. Hanya tulisan rutin, sebelum tidur. Selamat malam.

Author: nandonurhadi

Menyediakan info-info untuk anda dalam berbagai kategori. Yang insya allah bermanfaat untuk kita semua ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s