Not Only Your Heart Who Miss Mine, But Also Your Lips

Aku bercermin. Di sana aku menemukan. Bahwa ternyata aku bukan sosok sempurna, memang.

Entah, merasa tak biasa jika harus mengungkapkan rasa sayang di depan umum. Terasa geli. Aku yang sekarang lebih menyukai hal-hal “panas” terjadi di ruang private. Berdua saja.

Yang keluar di depan umum justru:

“Bodoh, cih.”

“Sakit? Makanya makan.”

“Kapan pulang? Apa? Pulangmu ga ada yang lebih malem? Bodoh. Ku jemput pokoknya!”

Entahlah, memberikan perhatian semacam selamat makan, udah makan belum, jangan lupa solat dll setiap hari, setiap waktu secara konsisten sama sekali bukan aku.

Aku merasa lebih bisa memberikan sesuatu yang jarang, tapi berkesan. Tak tertebak. Ciuman quicky, penuh misteri, travelling bersama ke berbagai destinasi baru yang berganti-ganti terasa lebih “aku”.

Hahaha, konyol aja, semoga belahan jiwaku tau cara yang tepat menghadapi dan menaklukkanku yang sulit ini.

A sentence that perfectly describe my love life:

“Not only your heart who miss mine, but also your lips” -@nando_nurhadi

Author: nandonurhadi

Menyediakan info-info untuk anda dalam berbagai kategori. Yang insya allah bermanfaat untuk kita semua ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s