Ulasan IPv4 Dari Sisi Cyberlaw

Tiga hari yang lalu, teman saya yang sedang menimba ilmu di negeri gingseng, mas @ardisragen bertanya lewat twitter. Pertanyaannya seputar IPv4. Menurut saya menarik.

Ada pertanyaan menarik di tulisan saya ttg data internet di korea: Korea bukanlah negara cukup besar tapi memiliki IPv4 publik yg banyak, apakah alokasi alamat IPv4 tidak didasari dari jumlah warga negaranya? Ada yang mau #ilmuberbagi mengenai hal ini?”

Saya tertarik untuk ikut mencari jawabannya. Di google pun susah ketemu.

Hari ini, Selasa 8 Januari,saya mencoba menemui dosen saya di kampus: Ibu Helni Mutiarsih Jumhur, Dosen Institut Manajemen Telkom yang juga praktisi cyberlaw.

Beliau salah satu guru saya di bidang IT terutama terkait perihal security dan regulasi, khususnya cyberlaw. Saat ini beliau sedang menjalani program doktoral bidang cyberlaw di UNPAD.

Selain aktif mengajar dan melakukan penelitian, beliau juga kini bekerja di KOMINFO sebagai tim RUU dan RPM (Rancangan Peraturan Menteri)

Begini ulasan beliau:

Apakah alokasi alamat IPv4 tidak didasari dari jumlah warga negaranya? pakah alokasi alamat IPv4 tidak didasari dari jumlah warga negaranya?

Tidak, karena satu orang bisa memenuhi beberapa domain. Jumlah kuota IP Sebuah negera tergantung dari regulator ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers)

Jadi di tiap negara ada administratifnya, di Indonesia ada Asosiasi Pengusaha Jasa Internet Indonesia. (APJII). Lembaga Nirlaba yang ditunjuk ICANN untuk membagi IP di negara Indonesia.

Bukan berdasarkan jumlah penduduk tapi berdasar kuota tertentu. Kuotanya berapa, cuma saya tidak tahu tepatnya berapa. Berbeda-beda masing-masing negara.

Terjadi kasus di Indonesia, bahwa pembagian dari ipv4 di sini sudah habis.

Contoh: Mendapat ijin dari goverment dalam hal ini KOMINFO (dirjen PPI).

Sampai saat ini belum ada aturan membatasi jumlah ijin. Sementara IP dibagi oleh pihak yang berbeda (APJII)

Akibatnya, ada penjualan IP di atas harga pasar.

Akhirnya pemerintah memberikan solusi migrasi IPv4 ke IPv6.

Akhir kata, terima kasih bu Helni.

Semoga bermanfaat🙂

Author: nandonurhadi

Menyediakan info-info untuk anda dalam berbagai kategori. Yang insya allah bermanfaat untuk kita semua ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s