3 Tahun absen ngeblog tapi tak absen berkarya. Awal Cerita Jatuh Cinta Dengan Media

Well. Sudah lama nggak nulis di personal blog satu ini.

Ola! Tak terasa umur blog ini sudah 3 tahun, sejak terakhir kali ku isi untuk tugas mata kuliah SDM Pak Ganjar.

To me 3 years ago: “Hei nak, aku di sini sekarang, belum lulus. Out of your expectation.” Haha!

But, it’s fun. Hidup di luar perkiraan dan apa yang direncanakan, somehow: ternyata menarik.

Banyak hal terjadi. Nando nurhadi 3 tahun lalu (saat membuat blog ini) sama sekali tak membayangkan akan kembali menekuni dunia IT, berkiprah di dunia digital, dan pencipta teknologi.

Salah satu yang tak kepikiran sama sekali 3 tahun lalu adalah juga bahwa Nando yang sekarang berhasil bekerja sama bareng temen-temen membuat @studentsimt newsportal. Menghidupkan lagi @infoIMTelkom kemudian mengubahnya jadi community account socmed: @anakimtelkom.

Bagaimana itu semua menjadi sebuah passion?

Dimulai dari semester 7.. Ada mata kuliah preservasi informasi digital. Yang lain kepikirannya membuat video, audio iklan, himbauan masyarakat dll.

Tapi yang kupikirkan saat itu sebagai ketua kelompok adalah… bagaimana kalau media online kampus IMT?

Why?

Di masa itu, susah banget dapat informasi. Informasi beasiswa datang mepet, ada kuliah pengganti nggak tau, kegiatan kampus apa aja nggak ngerti.

Temenku, si @madalkatiri berinisiatif bikin @infoIMTelkom dengan format grup tweet.

“Tapi 140 huruf apa cukup?”, kupikir.

Kalau ditulis di media cetak kampus nggak kenal channelnya, birokrasinya gimana nggak paham. Ya sudah, online saja. Gratis! Dan bisa langsung mulai.

Mulai membuat mediakampusimt.wordpress.com

Rutin mengumpulkan informasi di sana. Segalanya soal informasi kampus. Masih ingat betul rempongnya mendigitalkan kertas demi kertas berisi info kegiatan kampus. Akrab dengan scanner dan tukang foto kopi. Seribu rupiah per lembar.

Aku punya hobi baru: Memotret mading. Dan cewek-cewek yang melihat melakukannya hampir selalu  tersenyum kecil, mentertawakan pelan.

Tak apa aku ditertawakan, suatu saat ini akan menjadi budaya. Digital culture. Bisik batinku tanpa keraguan sedikitpun.

Diburu institusi kampus

Tak semuanya memburuku, sih. Waktu itu Rully, yang masih menjadi kominfo di bawah Mahe bingung mencari: Siapa punya mediakampusimt itu.

Tak sengaja ku ketahui itu saat aku keceplosan bilang di podomoro dakol.

Kemudian, dia pula yang mengenalkan ke Pak Bogi. Ka Sisfo.

Mengejutkan, istiqomah 1 post artikel per hari berbuah halaman pertama di page rank google. Di bawah website resmi kampus.

Ketemu @alvianzul dan diajak masuk CCI

“Nulis di domain luar tak akan berdampak apapun untuk kampus”, begitulah faktanya.

Vian, bisa nggak aku pindahkan media kampus ini ke situs internal?

“Kita punya students, gan!” Yang waktu itu formatnya masih mirip FB dicampur kaskus.

Bukan, ini bukan yang dibutuhkan saat ini. Budaya digital saja belum terbiasa apalagi ikut berpartisipasi. (Atau bahasa kerennya user generated konten)

Menambahkan kanal baru bernama e-mading. Terus berkembang, bekerja sama dengan banyak orang hingga kini .menjadi newsportal sendiri.

It’s rapidly changes my destiny.

Well, ternyata banyak hal yang bisa dilakukan dalam waktu 3 tahun.

Kindly visit what we did @studentsimt

Author: nandonurhadi

Menyediakan info-info untuk anda dalam berbagai kategori. Yang insya allah bermanfaat untuk kita semua ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s